Pendidikan Kota Bogor Butuh Regulasi Membumi

Subadri,S.Ag.,MM

KOTA BOGOR - Pendidikan dasar khususnya dan menengah kota Bogor membutuhkan dukungan regulasi pada tataran aplikasi baik itu perda dan perwali. Karena generasi emas Indonesia pada konsep pembangunan pendidikan belum disentuh kebijakan mendasar dari pemerintah setempat.

Hal tersebut disampaikan Kepala SD negeri Bondongan Kota Bogor Subadri, S.Ag,MM saat diwawancarai perdetik.co diruang kerjanya, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakannya, saat pihaknya mengikuti workshop keberhasilan pendidikan diJepang mereka baru 20 tahun sejak komitmen dasar dan dukungan semua pihak berhasil menerapkan disiplin manusianya.

"Disana tidak ada tutup botol apalagi sampah besar, semisal kasur disungai. Mereka juga taat dan disiplin membuang sampah. Sejak disekolah mereka oleh orang tua dibekali sarapan atau ompreng yang disimpan rapi. ini diawali kebiasaan sejak dini, tidak ada mereka membawa sampah dari rumah atau sebaliknya. Adapun disekolah disiapkan tong sampah kering dan basah untuk dipilah dan dipisahkan," kata Badri.

Sementara kepala Disdik setempat, Fahrudin menyatakan, konsep dan implementasi sekolah sehat dianggap penting. Menurutnya, wajib dan harus segera sekolah yang bersih dan sehat itu terwujud serta membudayakan hidup bersih dan sehat melalui makan dan minum serta tidak memproduksi sampah.

"Hal ini merupakan sebagian implementasi mendidik generasi sehat dan ramah lingkungan demikian juga kebiasaan sehari- hari dirumah itu harus dilakukan para orang tua dan anak," jelasnya. (Agusbagja)

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget