Dugaan Kongkalikong Penggelapan Uang Pajak di BPN Bandar Lampung


“Untuk meloloskan berkas pajak jual beli tanah bodong dan hal ini tidak sampai diketahui pihak pajak terkait, serta jika HR tidak bisa mengembalikan uang bayaran pajak ratusan juta tersebut yang sengaja dipalsukan tersebut, diduga (RD) oknum pejabat BPN Bandar Lampung menerima uang Rp. 90 juta”


BANDAR LAMPUNG, Perdetik.co – Selain terindikasi maraknya aksi pungutan liar (Pungli) besar-besaran, ternyata Oknum Pejabat BPN Kota Bandar Lampung diduga kuat kongkalikong gelapkan ratusan juta uang pajak Negara dari setiap berkas pajak jual beli tanah bodong. 


Berdasarkan informasi yang beredar, dalam melancarkan aksinya, pihak BPN Bandar Lampung diduga kongkalikong dengan sebut saja HR (Oknum Notaris dan PPAT).

Lebih dari Rp. 300 jutaan uang pajak dari beberapa berkas pajak jual beli tanah bodong yang seharusnya disetorkan ke kas Negara justru diduga kuat telah di Tilep bersama (RD) Oknum pejabat ATR/BPN Bandar Lampung.


Seperti yang diungkapkan narasumber yang patut dipercaya ini mengatakan, hal ini terungkap awalnya ketika RD memeriksa kembali beberapa berkas kelengkapan dalam kepengurusan sertifikat milik HR ternyata bodong alias palsu.


“Dari hal itu, RD sebagai pihak petugas BPN Bandar Lampung menghitung total jumlah pajak yang tidak disetorkan HR kurang lebih mencapai Rp. 300 jutaan,” beber sumber yang enggan menyebut namanya, belum lama ini.


Lebih lanjut sumber menjelaskan, untuk meloloskan berkas tersebut dan hal ini tidak sampai diketahui oleh pihak pajak, serta jika HR tidak bisa mengembalikan uang bayaran pajak ratusan juta tersebut yang sengaja dipalsukan untuk mencari keuntungan pribadi, RD mendapat bagian uang dari hasil penggelapan pajak HR sebanyak Rp. 90 juta kepada RD.


“Setelah uang Rp. 90 juta diserahkan HR kepada pihak BPN Bandar Lampung, maka RD meloloskan proses balik nama sertifikat tanah tersebut,” pungkasnya.

Dari informasi dugaan kongkalikong penggelapan pajak ini, diperkirakan Negara mengalami kerugian uang mencapai ratusan juta. Untuk itu, diharapkan kepada aparat penegak hukum maupun pihak-pihak terkait, dapat segera menerjunkan tim ke lapangan guna mengecek kebenaran informasi ini.


Diharapkan jika nantinya tindakan oknum-oknum mafia pajak ini ternyata benar telah merugikan ratusan juta uang Negara, maka mohon dapat dihukum seberat-beratnya sesuai hukum yang berlaku. Sehingga kedepan dapat menjadi efek jera bagi para mafia pajak lain khususnya yang bergentayangan di Provinsi Lampung.
 
Bagaimana tanggapan Kepala Kantor ATR/BPN Kota Bandar Lampung dan aparat penegak hukum setempat, Tunggu. (TIM)  

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget