Pungli Berdalih Uang Bangku di Bandar Lampung Resahkan Orang Tua Siswa

Ilustrasi
BANDAR LAMPUNG – Aksi pungutan liar (pungli) yang dilakukan pihak sekolah negeri kepada para Orangtua/ Wali murid tampaknya masih belum hilang di negeri ini.


Di tengah upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan guru dan meningkatkan anggaran pendidikan, masih saja ada oknum yang melakukan pungutan liar untuk kepentingan pribadi.

Seperti halnya kasus dugaan pungutan uang bangku yang marak terjadi di sejumlah sekolah di Kota Bandar Lampung, semakin meresahkan Orangtua/ Wali murid, apalagi yang kurang mampu.

Berdalih sebagai uang bangku, sejumlah pihak sekolah khususnya pada tingkat SMA/ SMK negeri di kota Bandar Lampung diduga kuat melakukan pungutan yang besarannya bervariasi antara Rp5 sampai Rp10 Jutaan kepada walimurid khususnya bagi peserta didik baru.

Menurut keterangan dari salah satu orang tua siswa yang akan mendaftarkan anaknya ke salah satu SMA Negeri di Bandar Lampung, mengaku dimintai uang bangku sebesar Rp5 Juta. Uang sebesar itu tentu baginya sungguh memberatkan.

"Uang sebesar itu saya harus cari dimana. Apalagi menurut pihak sekolah uang Rp5 Juta tersebut hanya untuk membeli bangku saja,” keluh Ibu rumah tangga ini kepada perdetik.co yang diamini beberapa orang tua siswa yang lainnya, Senin (18/6/2018) belum lama ini.


Informasi dari sekolah yang beredar, sambungnya, “Kalau mau anaknya sekolah, ya mesti harus mempunyai bangku. Karena bangku sekolah ini sudah tidak cukup,” katanya menirukan ucapan salah satu Guru sekolah sambil mewanti wanti namanya agar tidak ditulis.

Berdasarkan pemberitaan kasus dugaan pungli ini, berbagai kalangan menilai seharusnya siswa tak perlu keluar uang lagi buat mendapatkan fasilitas dan layanan pendidikan.

Seperti untuk uang untuk sekolah lewat Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Operasional Pendidikan (BOP), dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). Ada juga dana alokasi khusus dari anggaran daerah (APBD).

Karena anggaran pendidikan di beberapa daerah sudah cukup besar untuk menopang pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan daerah masing-masing, Pemkot Bandar Lampung misalnya mengalokasikan anggaran Rp94 Milyar lebih, dan Pemprov Lampung juga mengeluarkan Rp561 Milyar lebih untuk anggaran pendidikan di tahun 2018 ini.

Mau tahu siapa saja dan tanggapan oknum Kepala yang kuat dugaan melakukan aksi pungli berdalih uang bangku pada seleksi PPDB SMA/ SMK Bandar Lampung tahun 2018 ini, baca berita selengkapnya edisi mendatang. (TIM)

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget