Plt. Bupati Loekman Buka Sosialisasi Stunting


LAMPUNG TENGAH - Sebanyak 200 peserta mengikuti sosialisasi Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi dengan tema pentingnya pemenuhan gizi dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) untuk mencegah stunting yang digelar di Hotel Sparks Convention Bandarjaya, Selasa (27/3).

Kegiatan yang diselenggarakan Direktorat Pengolahan dan Penyediaan Informasi Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik pada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto.

Peserta sosialisasi berasal dari dinas dan instansi terkait dan ketua TP PKK Lampung Tengah bersama Pokja III dan Pokja IV, kepala Puskesmas, petugas penyuluh kesehatan dan petugas gizi dan organisasi profesi kesehatan serta Karang Taruna.

Plt Bupati Loekman Djoyosoemarto menyampaikan terimakasih atas ditunjuknya Kabupaten Lampung Tengah sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi pencegahan stunting oleh Kementerian Kominfo. Menurut Loekman, di tengah keberhasilan Kabupaten Lampung Tengah dalam melaksanakan pembangunan di segala bidang masih ada beberapa hal yang menjadi permasalahan dan tantangan utama.

“Khususnya pelayanan kesehatan yang memang betul-betul diminta masyarakat untuk lebih ditingkatkan lagi. Harus diakui, dalam rangka pembangunan kesehatan di Kabupaten Lampung Tengah masih menghadapi berbagai hal yang multi kompleks seperti masalah budaya, pendidikan masyarakat itu sendiri, pengetahuan, lingkungan, dan kecukupan,” kata Plt. Bupati Loekman.

Berkaitan dengan penurunan angka kematian  ibu dan angka kematian bayi, diakui Loekman, merupakan tantangan yang sulit dicapai.  Selain itu, masih banyak lagi permasalahan kesehatan lainnya, mulai dari angka harapan hidup masih rendah, yaitu 69,15 persen di tahun 2016. Termasuk angka prevalensi gizi kurang yang cukup tinggi dan masih ditambah lagi dengan kasus stunting yang mencapai 57,2 persen di tahun 2013 melebihi angka standar Nasional (Rikesdas 2013).

Menyikapi hal itu, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah akan terus menerus mengadakan koordinasi baik secara internal maupun lintas sektoral. Berdasarkan data terbaru, saat ini tersisa 10 kampung lagi yang menjadi locus stunting di Lampung Tengah. 

Kepala Dinas Kominfo Lampung Tengah Drs. Sarjito menjelaskan, bahwa sosialisasi yang dilaksanakan sehari penuh. Kegiatan itu menghadirkan narasumber Galapong Sianturi dari Direktorat Gizi Masyakat Kemenkes, Arief Rahman dari Direktorat Jaminan Sosial Keluarga Kemensos serta dr. Tutil Ernawati, M.Gizi, Sp.GK. Sedangkan dari Kementerian Kominfo sendiri diwakili oleh Direktur Pengolahan dan Penyediaan Informasi Selamatta Sembiring. (ADV)

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget