OKNUM KADISKES TANGGAMUS DIDUGA KORUPSI

Ilustrasi
TANGGAMUS - Oknum Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes), Kabupaten Tanggamus, Sukisno, SKM, M.Kes diduga melakukan tindakan korupsi APBD 2017 dengan total pagu anggaran Rp. 11.733.000.000,- terhadap sejumlah paket kegiatan Pengadaan dan Pengelolaan obat dan Perbekalan Kesehatan.

Berdasarkan data dan informasi yang diterima Tipikor News, diduga kuat tidak kurang dari Rp. 1,1 Miliar dana sebanyak 29 paket kegiatan tersebut diduga telah dikorupsi oleh oknum kepala dinas kesehatan setempat.

Terungkapnya kasus dugaan korupsi ini atas pengakuan dari sejumlah sumber yang patut dipercaya. Sejumlah narasumber mengatakan, jika oknum Kadiskes Tanggamus, Sukisno dalam melancarkan aksi korupsinya tidak sendiri melainkan mengajak kroni-kroninya untuk berjamaah “Kongkalikong” salah satunya dengan melakukan mark-up anggaran disetiap item kegiatan belanja barang/ jasa di kantor dinas yang ia pimpin.

“Dugaan maraknya praktik korupsi di lingkungan Dinas Kesehatan Tanggamus, hingga saat ini nyaris tidak terdeteksi media. Sehingga publik melihat ada kesan praktik korupsi tersebut berhasil ditutupi serta Mark-up anggaran diduga jadi salah satu modus korupsi sang Kadis,” ujar sumber kepada Tipikor News, belum lama ini.   

Berbagai keterangan dari sumber terpercaya yang berhasil dihimpun Tipikor News, memberikan indikasi hebatnya permainan korupsi di instansi yang memberikan pelayanan kesahatan ini. Paket kegiatan yang terindikasi korupsi di Dinkes Tanggamus, terhitung waktu pekerjaan berbagai paket kegiatan sejak Juni 2017 – Juli 2017, 

Seperti beberapa kegiatan Pengadaan dan Pengelolaan obat dan Perbekalan Kesehatan diantaranya, Pengadaan 5 Ambulance UGD (Ops Puskesmas) Rp. 1.425.000.000,- Pengadaan Obat Pelayanan Kesehatan (Tersebar di 23 Puskesmas) Rp. 3.237.700.000,- Pembangunan Puskesmas Sumberejo Rp. 1.400.000.000,- Alat Kesehatan Puskesmas dan Pustu (Alat membantu kesehatan) Rp. 1.269.000.000,-

Kemudian, Rehabilitasi Berat Puskesmas Kota Agung Kec. Kota Agung Rp. 900.000.000,- Rehabilitasi Berat Puskesmas Kedaloman Kec. Gunung Alip Rp. 800.000.000,- Pengadaan Bahan Reagensia (Tersebar di 23 Puskesmas) Rp. 900.000.000,- Pengadaan Bahan Medis Habis Pakai (Tersebar di 23 Puskesmas) Rp. 500.000.000,- dan Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor salah satunya Pegadaan alat Dapur UPT Puskesmas Rawat Inap (Alat Memasak) Rp. 106.900.000,-

Selain itu, kegiatan yang terhitung waktu kerjaan sejak November-2017 - Akhir: December-2017, salah satunya Penataan Halaman UPT. Puskesmas (Pemasangan Veving halam UPT. Puskesmas) di UPT. Puskesmas Kelumbayan, UPT. Puskesmas Way Nilah dan UPT. Puskesmas Bulok Sukamara Rp. 80.000.000,-

Sementara, sumber lain juga mengatakan, disinyalir oknum Kadiskes Tanggamus, patut diduga telah mendoktrin bawahannya untuk membuat manajemen keuangan tidak transparan dan banyak penyelewengan. Baik dari dana kegiatan Pengadaan dan Pengelolaan obat dan Perbekalan Kesehatan maupun Kegiatan Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor, tandasnya.

Bagaimana tanggapan Kadis Kesehatan Tanggamus, Sukisno, SKM, M.Kes atas kasus dugaan korupsi ini, tunggu edisi mendatang. (TIM) 

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget