Aliran Dana Kementrian Rp. 3,7 M di TNWK Terindikasi Korupsi

LAMPUNG TIMUR – Dugaan Korupsi dana APBN Tahun Anggaran 2017 seakan menggurita di Kantor Balai Taman Nasional Way Kambas (TNWK) Ditjen KSDAE, Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.  

Oknum Kepala Kantor Balai TNWK, yakni Subakir, SH, MH terindikasi telah melakukan korupsi dalam pelaksanaan kegiatan swakelola dan puluhan pengadaan/belanja rutin sejumlah Rp. 3,7 Miliar.

Selain itu, derasnya aliran dana Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia tersebut, khusus Pakan dan Nutrisi Tambahan Gajah PLG Rp. 1.091.541.000,- dan puluhan pengadaan/belanja rutin Rp. Rp. 2.659.000.000,-Subakir disebut-sebut telah mengedepankan kepentingan dan mencari keuntungan pribadi untuk memperkaya diri.

Sementara, beberapa paket pengadaan/ belanja rutin 2017 di Balai TNWK Labuhan Ratu telah terindikasi Mark-Up dan korupsi, berdasarkan hasil data yang dihimpun Tipikor News dari berbagai sumber, diantaranya seperti:

Pakan dan Nutrisi Tambahan Gajah PLG Rp. 1.091.541.000, Baliho Taman Nasional Way Kambas Rp. 199.480.000, Pengadaan Perahu Wisata Rp. 194.325.000, Pengadaan bangunan untuk tempat penelitian gajah PLG Rp.  180.495.000,

Pengadaan drone dan kelengkapannya untuk patroli pemantauan Rp. 162.200.000, Pembelian Rantai dan Perlengkapan Rp. 157.500.000, Pemeliharaan Kolam Gajah di PLG Rp. 120.000.000, Pembuatan Dermaga di Kuala Kambas Rp. 120.000.000, Pembangunan Pagar Kantor Balai Rp. 150.000.000,

Pengadaan mesin speedboat Rp. 135.000.000, Penyusunan DED untuk Tapak Rp. 125.000.000, Pembangunan Pos Pengaman Obyek dan toilet Rp. 132.000.000, Studi Kelayakan Terhadap Ekowisata di PLG Rp. 100.000.000, Renovasi bangunan pusat informasi di Plang Hijau Rp. 81.000.000, Pengadaan GPS Rp. 75.000.000, dan Pengadaan CCTV di PLG Rp. 73.047.000.

“Pihaknya dalam mengalokasikan anggaran terkesan berlebihan, tidak sesuai dengan kebutuhan sebenarnya. Mark-up anggaran diduga modus korupsi di Balai TNWK Labuhan Ratu, Lamtim,” beber sumber yang tidak mau namanya ditulis saat dikonfirmasi perdetik.co, belum lama ini.

Bagaimana kelanjutan berita kasus dugaan korupsi ini selengkapnya, dan mau tahu tanggapan Kepala Balai TNWK Ditjen KSDAE, Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung, Subakir, SH, MH serta komentar pihak-pihak Kementrian terkait tunggu edisi mendatang. (TIM)

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget