Petakan Potensi Konflik: Mabes Polri Apresiasi Pemkot Bandarlampung

(foto: istimewa)

PERDETIK.CO - Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) melakukan pemetaan potensi konflik di Lampung.

Staf Operasi Mabes Polri, Kombes Hariono mengatakan program pemetaan potensi konflik ini merupakan program rutin dari Mabes Polri, untuk mencegah terjadinya konflik di masyarakat.

“Kami sifatnya pemetaan potensi konflik. Kalau kami bagi potensi konflik itu sumbernya ada banyak, misalnya bencana alam, ideologi, politik dan lain-lain,” kata dia kepada awak media, usai Sidang Paripurna DPRD Kota Bandarlampung, Senin (23/10/2017).

Pemetaan ini menurutnya tidak hanya terkait menjelang pilkada, namun secara keseluruhan. Ia bersama tim dari Mabes Polri akan memetakan potensi konflik yang ada di Provinsi Lampung, selama satu pekan ke depan.

“Bukan terkait menjelang pilkada, tapi secara keseluruhan. Tapi memang fokusya menjelang pilkada, bagaimana khususnya di Lampung ini, potensi (konflik) itu masih besar atau tidak. Itu intinya. Kami turun ke seluruh kabupaten/kota yang ada di Lampung,” jelasnya.

Hasil pemetaan nanti, lanjut dia, akan dibawa timnya ke Mabes Polri sebagai bahan antisipasi pecahnya konflik.

“Hasilnya akan dibawa untuk antisipasi kami. Kalau masih ada potensi konflik, antisipasinya seperti apa,” tambahnya, seperti dilansir Translampung.com.

Ia juga mengapresiasi Pemkot Bandarlampung, yang pelaksanaan penanganan konfliknya telah efektif dilaksanakan. Ia mengatakan, di Pemkot Bandarlampung, antara pemerintahan, TNI, Polri sudah menyatu dengan tokoh masyarakat.

“Programnya ini sudah bagus. Kabupaten/kota lain bisa mencontoh Bandarlampung. Apapun yang terjadi, efektif terkoordinir memanfaatkan babinsa, babinkamtibmas. karena bukan soal keamanan saja, tapi juga kesejahteraan masyarakat. Kekompakan ini bisa dicontoh kabupaten dan kota lain,” pungkasnya.

Sementara, Wali Kota Bandarlampung, Herman HN mengatakan pemkot terus melakukan perekaman data e-KTP kepada warga, sebagai persiapan menjelang pilkada serentak mendatang.

“Ya, kita rekam semua dulu secara bertahap, kita cetak sesuai dengan blangko yang diberikan dari pusat mendagri,” kata dia.

Pembagian e-KTP bahkan sudah dilakukan secara door to door (dari rumah ke rumah).

“E-KTP yang sudah jadi kita berikan ke rumah-rumah, supaya terlayani dengan baik. Kami juga terus pantau kemendagri untuk blangko e-KTP. Berapa blangko yang dikasih kementerian kita ambil dan proses,” jelas Herman. (*)

Post a Comment

[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget