Oknum Kadis dan Kabid Disperindag Metro Kongkalikong Pungli Rp 30 Ribu?

Kabid Disperindag Metro Fajar (ist)

KOTA METRO - Menindak lanjuti pemberitaan terkait dugaan pungutan Rp. 30.000 kepada pedagang sayur di depan halaman pasar Kopindo, yang di duga dilakukan oknum pejabat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Metro, baru-baru ini.

Dua elemen Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang saat konfirmasi mengenai laporan dari sekretaris KNPI Kota Metro, Eka Syafriyanto kepada perdetik.co terkait dugaan pungli kepada pedagang sayur di depan halaman pasar Kopindo Metro.

Berdasarkan hasil penelitian mahasiswa perguruan tinggi ilmu kepolisian (PTIK) yang belum lama ini melakukan penelitian di pasar tersebut.

"Saat tim LSM konfirmasi Kepala Disperindag Kota Metro, Leo terkesan mendapatkan pembelaan dari Kabid Pasar, Fajar yang saat itu justru bukannya memberikan penjelasan atau keterangan masalah dugaan pungli di instansinya, namun tindakannya justru melakukan hal yang diluar dari pada tupoksinya.

"Begitu  semangatnya oknum Kabid pasar melakukan perekaman terhadap kedua lembaga pengawasan (tim LSM). Tindakannya seakan-akan menunjukkan dirinya pun sebagai pengawas dan terkesan ingin mencari-cari kesalahan tim LSM," ujar Eka kepada perdetik.co baru-baru ini.

Lebih lanjut diutarakan Eka, dampak perbuatan dan perlakuannya yang terkesan membela penuh kepala dinas nya. Perilakunya yang memacu tim LSM menduga, antara Kadis dan Kabidnya ini ada jalinan kerjasama (Kongkalikong) yang kuat dalam dugaan pungli ini.

Untuk itu pihaknya mengharapkan kepada penegak hukum setempat untuk segera turut serta menyelidiki dugaan pungli ini. Sangat diharapkan pihak penegak hukum bisa segera cek kebenaran dugaan pungli ini.

Menurutnya, jika nanti memang terbukti ada tindakan pungli berjamaah, mohon agar kiranya penegak hukum dapat memberi hukuman tegas sesuai uu hukum yang berlaku dengan segera menjebloskan ke penjara, sehingga membuat efek jera bagi pelaku lainnya.

Namun, jika hal ini dibiarkan maka dikhawatirkan pasar tersebut nantinya bisa menjadi sarang bagi para koruptor dengan salah satunya melakukan tindakan pungli terhadap pedagang, terang Eka dengan nada cemas.

Ingin tahu berita selengkapnya tentang apa tanggapan pihak hukum setempat,  baca pada edisi  mendatang. (gus/tim)
[blogger]

MKRdezign

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget